Ampas Tebu (Baggase)
Untuk dapat digunakan sebagai bahan bakar ketel, maka kandungan uap air dalam bagase tidak boleh lebih dari 50%. Kandungan sabut (fibre) dalam tebu pada umumnya sekitar 12-15%, sehingga kandungan bagase dalam tebu sekitar 24-30% berat tebu.
Bulk density bagase menurut Tromp:
10-15 lb/cu.ft = 160.2 – 240.3 kg/m3 pada kondisi yang halus
5-7.5 lb/cu.ft = 80.1 – 120.2 kg/m3 pada kondisi yang kasar
Densitas ini tergantung dari adanya kandungan air di dalamnya. Pada bagase dengan kondisi kandungan uap air sebesar 48% persen mempunyai nilai rata-rata bulk density:
d = 12.5 lb/cu.ft = 200.2 kg/m3 pada kondisi yang halus
d = 7.5 lb/cu.ft = 120.2 kg/m3 pada kondisi yang kasar
Bagase selain digunakan untuk bahan bakar, selebihnya digunakan untuk bahan baku papan meja, fabrikasi kertas dan digunakan sebagai berbagai bahan larutan di industry.
Komposisi kimia dari bagase kering bervariasi, standar rata-rata komposisi hasil perhitungan yaitu meliputi kandungan:
C = 47 %
H = 6.5 %
O = 44 %
ε = 2.5 %
100 %
Waduh Lik…
nulis materi tho….
gag nyampe utekku.. :-S
salam..
saat ini saya menjual CD cara berkebun tebu yang benar, hanya dengan harga 60 ribu (sudah ongkos kirim).
CD bukan berisi ebook PDF atau paparan data melainkan video interaktif/audio visual bagaimana prakteknyalangsung di lapangan.
dan tersedia juga buku panduannya (berwarna dan bergambar) harga 60 ribu.
jika berminat silahkan hub.saya di 081-911857815 atau email rozi679@gmail.com.
terima kasih